BERITA TERKINI

MUI Sumsel Diminta Terus Menjadi Peneduh Umat dan Mengawal Kehidupan Beragama Berlandaskan Al-Qur’an dan Hadis

MUI Sumsel Diminta Terus Menjadi Peneduh Umat dan Mengawal Kehidupan Beragama Berlandaskan Al-Qur’an dan Hadis

MUI SUMSEL, PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berharap Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Selatan terus memperkuat perannya sebagai lembaga yang menjadi peneduh umat, penjaga kerukunan, sekaligus mitra strategis pemerintah dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius, harmonis, dan berakhlak mulia.

Harapan tersebut disampaikan Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru melalui Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Dr. H. Edward Chandra, saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) XI MUI Sumatera Selatan yang berlangsung di Asrama Haji Palembang, Jumat (7/8/2026).

Dalam sambutannya, Edward Chandra mengatakan bahwa MUI memiliki posisi yang sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat. Di tengah dinamika sosial yang semakin kompleks, kehadiran MUI diharapkan mampu menjadi peneduh keberagaman, menjaga harmoni kehidupan beragama, serta memperkuat ukhuwah di tengah masyarakat Sumatera Selatan yang majemuk.

Menurutnya, MUI selama ini telah menjadi mitra pemerintah dalam memberikan pencerahan keagamaan, membimbing umat, serta menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Karena itu, sinergi antara pemerintah dan MUI harus terus diperkuat demi menjaga stabilitas sosial dan kehidupan beragama yang damai.

“Peran MUI sangat strategis dalam memberikan tuntunan kepada umat. MUI diharapkan terus menjadi lembaga yang memberikan kesejukan, menjaga persatuan, serta memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga  Mana yang Diutamakan, Bayar Utang atau Sedekah, Menurut Islam?

Ia juga menegaskan agar MUI senantiasa mengawal umat dengan berpedoman kepada Al-Qur’an dan hadis sebagai sumber utama ajaran Islam. Dengan menjadikan kedua pedoman tersebut sebagai landasan dalam berdakwah dan memberikan fatwa, MUI diyakini akan mampu memperkuat akidah umat, membangun akhlak yang mulia, serta menjadi penuntun dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan di era modern.

Edward Chandra menambahkan, pemerintah memberikan apresiasi atas kontribusi MUI yang selama ini terus menjaga persatuan umat, membangun komunikasi yang baik dengan berbagai elemen masyarakat, serta ikut berperan dalam mendukung berbagai program pembangunan yang berorientasi pada kemaslahatan bersama.

Sementara itu, Ketua MUI Sumatera Selatan, Prof. Aflatun Muchtar, menegaskan bahwa MUI akan terus berkomitmen menjalankan fungsi dan tanggung jawabnya sebagai pelayan umat melalui pendidikan, pembinaan, dan dakwah yang berlandaskan Al-Qur’an dan hadis.

Menurutnya, tantangan umat Islam saat ini semakin kompleks sehingga dibutuhkan penguatan pendidikan keagamaan yang berkelanjutan. Karena itu, MUI akan terus berusaha memberikan berbagai upaya pendidikan, pembinaan, dan pencerahan kepada masyarakat agar memiliki pemahaman Islam yang benar, moderat, dan mampu menghadapi perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai syariat.

“MUI akan tetap berusaha memberikan segala upaya pendidikan, pembinaan, dan pencerahan kepada umat agar kehidupan beragama semakin baik serta tercipta masyarakat yang berakhlak mulia, rukun, dan saling menghormati,” katanya.

Baca Juga  Ramadhan, Bulan yang Begitu Istimewa itu Hadir Lagi

Ia menjelaskan, MUI tidak hanya berperan dalam mengeluarkan fatwa, tetapi juga menjadi wadah musyawarah para ulama, zuama, dan cendekiawan Muslim dalam memberikan solusi terhadap berbagai persoalan keumatan dan kebangsaan. Oleh sebab itu, penguatan kelembagaan MUI menjadi bagian penting dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Prof. Aflatun berharap pelaksanaan Musda XI MUI Sumatera Selatan tidak hanya menghasilkan kepengurusan baru, tetapi juga mampu melahirkan program-program strategis yang semakin memperkuat dakwah, pendidikan umat, pemberdayaan masyarakat, serta sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai lembaga lainnya.

Musyawarah Daerah XI MUI Sumatera Selatan menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi program kerja sekaligus menyusun arah kebijakan organisasi lima tahun ke depan. Selain memilih kepengurusan baru periode 2026–2031, forum ini diharapkan menghasilkan gagasan-gagasan yang mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

Dengan semangat kebersamaan dan persatuan, MUI Sumatera Selatan diharapkan terus menjadi rumah besar umat Islam yang menghadirkan kesejukan, memperkuat persaudaraan, menjaga kerukunan antarumat beragama, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Sumatera Selatan yang religius, maju, dan sejahtera.

Editor: Bangun Lubis

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button