BERITA TERKINI

Hari ini, MUI Pusat Kukuhkan Pengurus MUI Sumsel Periode 2026–2031 di Griya Agung

Kepengurusan MUI Sumsel periode 2026–2031 dipimpin Dr. H. Supadmi Kohar, MM., CP.Ht. 

Hari ini, MUI Pusat Kukuhkan Pengurus MUI Sumsel Periode 2026–2031 di Griya Agung

 

PALEMBANG — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat hari ini, Rabu (23/9/2026), mengukuhkan kepengurusan MUI Sumatera Selatan periode 2026–2031 di Griya Agung Palembang.

Pengukuhan ini menjadi momentum penting bagi MUI Sumsel setelah jajaran pengurus ditetapkan melalui Musyawarah Daerah (Musda) XI yang berlangsung 7–9 Agustus 2026 di Kompleks Asrama Haji Palembang.

Prosesi pengukuhan oleh Ketua Umum MUI Pusat tersebut juga dirangkai dengan ta’aruf atau perkenalan jajaran pengurus MUI Sumsel dengan berbagai unsur dan kalangan masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menandai dimulainya amanah kepengurusan baru untuk lima tahun mendatang.

Kepengurusan MUI Sumsel periode 2026–2031 dipimpin Dr. H. Supadmi Kohar, MM., CP.Ht. Sebelumnya, Supadmi menegaskan bahwa kepengurusan baru harus dibangun dengan semangat persaudaraan, kebersamaan dan persatuan.

Menurut Supadmi, kekuatan organisasi sangat ditentukan oleh komunikasi yang baik di antara seluruh pengurus. Kebersamaan yang kuat akan memudahkan koordinasi dan pelaksanaan berbagai program organisasi.

“Kalau kebersamaan terjalin kuat, komunikasi berjalan lancar sehingga program bisa dijalankan,” ujar Supadmi dalam silaturahmi dengan jajaran Komisi Ekonomi Syariah serta Komisi Informasi dan Media Massa MUI Sumsel.

Baca Juga  Esensi Iman dan Spiritualitas: Menjaga Tauhid di Era Modern

Ia juga menekankan pentingnya setiap komisi bekerja sesuai kompetensi masing-masing. Potensi dan keahlian para pengurus diharapkan dapat diarahkan untuk memperkuat pelayanan kepada umat sekaligus meningkatkan kualitas dakwah.

Salah satu perhatian utama MUI Sumsel periode baru adalah memperkuat kedekatan dengan masyarakat. MUI diharapkan tidak hanya hadir dalam kegiatan seremonial, tetapi benar-benar menjadi tempat masyarakat memperoleh panduan dalam menghadapi berbagai persoalan keagamaan dan sosial kemasyarakatan.

“Terpenting ke depannya, mengoptimalkan fungsi MUI agar selalu berada di tengah-tengah umat sehingga keberadaan ataupun kehadiran MUI dirasakan,” tegas Supadmi.

Selain memperkuat pelayanan umat, kepengurusan baru juga memberi perhatian terhadap kaderisasi ulama dan generasi muda. Sumatera Selatan membutuhkan generasi ulama yang tidak hanya memiliki kedalaman ilmu agama, tetapi juga mampu memahami perkembangan masyarakat dan perubahan zaman.

Kaderisasi tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan dakwah serta memastikan pelayanan umat dapat terus berjalan di masa mendatang.

Dalam menjalankan programnya, MUI Sumsel juga akan memperkuat sinergi antara ulama, zuama dan umara. Kerja sama dengan pemerintah, akademisi, dunia usaha serta berbagai elemen masyarakat dinilai penting untuk menjawab persoalan umat yang semakin kompleks.

Baca Juga  Islam, Sains, dan Kehidupan Modern: Menjaga Diri, Merawat Bumi

Perkembangan teknologi dan media digital juga menjadi perhatian. MUI Sumsel didorong untuk semakin aktif menggunakan media digital sebagai sarana dakwah yang edukatif, sejuk, moderat dan mencerahkan.

Sejumlah bidang lain yang menjadi perhatian antara lain dakwah, pendidikan, ekonomi umat, keluarga, kesehatan sosial, pemberdayaan perempuan dan remaja, serta kerukunan umat beragama.

Dengan demikian, pengukuhan di Griya Agung tidak semata-mata menjadi acara formal organisasi. Momentum ini menjadi awal pelaksanaan amanah Musda XI sekaligus ujian bagi kepengurusan baru dalam menerjemahkan berbagai gagasan dan program menjadi kerja nyata.

Kekuatan MUI, pada akhirnya, bukan hanya terletak pada struktur kepengurusan, tetapi pada sejauh mana keberadaannya mampu dirasakan masyarakat. Karena itu, semangat kebersamaan, komunikasi, kompetensi dan kedekatan dengan umat menjadi bagian penting dalam perjalanan MUI Sumsel lima tahun ke depan.

Dengan dikukuhkannya kepengurusan periode 2026–2031, MUI Sumsel memasuki fase baru untuk memperkuat peran ulama, meningkatkan pelayanan umat, memperluas dakwah serta ikut memberikan panduan moral dan keagamaan bagi masyarakat Sumatera Selatan.

Editor: Bang Bangun Lubis

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button